UBSI FATMAWATI - MOBILE PROGRAMING - 13.4B.02 PERTEMUAN 1
KELAS 13.4B.02
MUHAMMAD MUHLISIN - 13180266
PERTEMUAN 1
Pengenalan Mobile Programming Android
Mobile Programming
Perkembangan yang mendorong semakin canggihnya perangkat mobile, membuat bermunculannya software-software baru yang tidak kalah canggihnya juga untuk memaksimalkan kinerja perangkat mobile.
Perangkat mobile adalah perangkat yang bergerak, misal: handphone/ponsel atau laptop yang digunakan untuk mengakses jasa jaringan, salah satu merk ternama di dunia seperti IPhone dari apple adalah satu dari banyak perangkat mobile yang ikut berperan dalam perkembangan perangkat mobile selain itu IPhone OS tersendiri yaitu iOS untuk memaksimalkan kinerjanya hal inilah yang mendorong perkembangan mobile programming untuk menyaingi IOS.
Mobile Programming adalah pemrograman yang digunakan untuk perangkat mobile.
Sedikit sejarah mengenai mobile programming, program game snake pada Mobile Phone Nokia sekitar pertegahan tahun 1990-an. Game ini tampilannya hanya berbentuk sebuah field yang terdapat seekor ular berbentuk kotak memanjang dan kita harus mengejar target untuk mendapat point, sangat sederhana. Tapi ini merupakan suatu milestone tersendiri bagi sejarah Mobile Phone. Game snake adalah aplikasi pertama yang ada pada sebuah Mobile Phone diluar dari fungsi utamanya sebagai alat berkomunikasi. Penciptaan game ini mengilhami produsen-produsen Mobile Phone untuk membuat berbagai aplikasi pendukung. Terciptalah berbagai fungsi lain pada Mobile Phone, dari yang sederhana seperti kalkulator, alarm, kalender, stopwatch, converter, notes, to-do list, dan lain-lian. Sampai pada aplikasi yang lebih kompleks seperti GPS, wifi, kamera recorder, aplikasi multimedia, dan lain-lian. Kemudian didukung lagi oleh konektivitas nirkabel seperti IrDa dan Bluetooh. Kemudian diluncurkannya sistem operasi Symbian, yang membuat kitabebas untuk mengembangkan aplikasi sendiri dengan bahasa Java atau Phyton. Sangat cepat perkembangan Mobile Phone ini, dari pertama kali hanya berfungsi sebagai alat telekomunikasi, sekarang menjadi sebuah gadget yang multifungsi. Tidak dapat dipungkiri pada masa mendatang sebuah Mobile Phone dapat menjadi gadget dengan berbagai macam fungsi, sehingga dapat menjadi gadget tunggal untuk manusia.
Adapun beberapa bahasa yang digunakan untuk pemrograman perangkat mobile di antaranya:
• J2ME
• C++ dalam symbian framework
• Flash Lite
• Objective C (mirip C, tapi struktur bahasa program), ini untuk IPhone dan hanya bisa di-develop via OS Macintosh
• C++ dalam BREW framework (untuk HP CDMA)
• C# .NET (untuk HP dgn OS Windows Mobile)
• Javafx mobile (masih sedikit yang support, kemungkinan saat hanya di HP Android)
• PHP
Software yang diperlukan:
• Paket Apache + MySQL + PHP: xampp, appserver, phptriad, wamp, dan lain-lian
• Web Browser (IE, Mozilla Firefox, atau yang lainnnya): Untuk mengecek server dari laptop/komputer.
• Emulator WAP: Browser berbentuk handphone yang digunakan untuk mencoba program wap yang kita buat.
• Editor: Editplus, Notepad++, Macromedia Dreamweaver atau yang lainnya.
Pemrograman untuk mobile device mempunyai aturan tersendiri. Pemrograman dalam J2ME (Java 2 Micro Edition) sudah popular dalam hal pemrograman untuk peralatan dalam ukuran kecil. Ada pula BREW (Binary Runtime Environment for Wireless) yang dibuat oleh Qualcomm untuk mobile phones. Awalnya BREW dikembangkan untuk CDMA, dapat mengunduh (men-download) dan dapat menjalankan program- program kecil untuk memainkan games, mengirim sms, foto dan lain-lain.
Keterbatasan yang sangat umum dalam bahasa pemrograman untuk peralatan mobile adalah kendala dalam segala hal sumber daya, seperti ukuran layar, memori, CPU, penyimpanan dan cara meng-input data. Perbedaan tampilan juga disebabkan adanya perbedaan hardware dan API yang digunakan.
Satu lagi bahasa pemrograman yang sesuai digunakan dalam OS symbian yaitu python. Python adalah bahasa pemrograman interpretatif multiguna dengan filosofi perancangan yang berfokus pada tingkat keterbacaan kode. Python diklaim sebagai bahasa yang menggabungkan kapabilitas, kemampuan, dengan sintaksis kode yang sangat jelas dan dilengkapi dengan fungsionalitas pustaka standar yang besar serta komprehensif Salah satu fitur yang tersedia pada python adalah sebagai bahasa pemrograman dinamis yang dilengkapi dengan manajemen memori otomatis. Seperti halnya pada bahasa pemrograman dinamis lainnya, python umumnya digunakan sebagai bahasa skrip meski pada prakteknya penggunaan bahasa ini lebih luas mencakup konteks pemanfaatan yang umumnya tidak dilakunkan dengan menggunakan bahasa skrip Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan perangkat lunak dan dapat berjalan di berbagai platform sistem operasi.
Dengan semua bahasa pemrograman inilah sehingga banyak terlahir software-software yang luar biasa dan memberi manfaat besar bagi banyak orang .
Android
Pada dasarnya android adalah sebuah sistem operasi telepon seluler dan komputer tablet layar sentuh (touchscreen) yang berbasis Linux. Namun seiring perkembangannya android berubah menjadi platform yang begitu cepat dalam melakukan inovasi demi inovasi. Hal itu tentu saja tidak dapat dilepaskan dari pengembang utama dibelakangnya yaitu Google. Google-lah yang mengakusisi android, kemudian membuatkan sebuah platform. Platform Android terdiri dari sistem operasi berbasis Linux, sebuh GUI (Graphic User Interface), sebuah web browser dan aplikasi end-user yang dapat di-download dan juga para pengembang bisa dengan leluasa berkarya serta menciptakan aplikasi yang terbaik dan terbuka untuk digunakan oleh berbagai macam perangkat.
Android pertama kali dikembangkan pada tahun 2003 oleh sebuah perusahaan, yaitu Android Inc. Perusahaan ini didirikan di Palo Alto, California, Amerika Serikat pada bulan Oktober 2003 oleh Andy Rubin (pendiri Danger), Rich Miner (Co-pendiri Wildfire Communication Inc.), Nick Sears (Vice President of T-Mobile), dan Chris White (pemimpin desain dan pengembangan di Webty).
Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android inc. Hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler.
Sejak saat itu Google mulai melirik untuk mengembangkan bisnis di pasar smartphone. Guna mengakomodasikan hal itu, maka tercetuslah ide dimana Google bersama degan 34 perusahaan gadget lainnya membentuk sebuah konsorsium yang bernama Open Handset Alliance (OHA) yang didalamnya mencakup keterlibatan perusahaan-perusahaan piranti keras, piranti lunak, gadget dan handset besar seperti Samsung, Nvidia, Motorolla, T-Mobile, Qualcomm, dan sebagainya (tidak termasuk Nokia, Blackberry, dan Apple).
Andoid dibangun menggunakan kernel Linux. Dengan library API yag ditulis menggunakan bahasa pemrograman . Serta perangkat lunak aplikasi yang berjalan pada kerangka aplikasi yang menyangkut Java Library yang berbasis pada Apache Harmony.
Saat ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi ini didunia. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Service (GMS), dan yang kedua adalah yag benar-benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung dari Google atau dikenal dengan Open Handset Distribution (OHD). Sistem operasi ini membuka pintu untuk para developer untuk mengambangkan software ini dengan Android SDK (Software Development Kit), yang menyediakan tool dan API yang dibutuhkan untuk memulai mengembangkan aplikasi pada platfor Android menggunakan pemrograman Java.
Hal ini membuka kesembatan bagi para penggemar open source untuk ikut terjun mengembangkan sistem operasi Android. Kemudian mulai bermunculan berbagai komunitas yang membangun dan berbagi sistem Android berbasis firmware dengan sejumlah penyesuaian dan fitur-fitur tambahan, seperti FLAC lossless audio dan kemampuan untuk menyimpan download aplikasi pada microSD card. Mereka sering memperbaharui paket-paket firmware dan menggabungkan elemen-elemen fungsi Android yang belum resmi diluncurkan dalam suatu firmware.
Pada bulan September 2007 Google mulai mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler. Disusul dengan dikenalkannya perangkat seluler Android yang pertama pada tahun 2008, yaitu HTC Dream. Perangkat ini menggunakan sistem operasi Andoroid versi 1.0.
Hadirnya HTC Dream telah mendorong perusahaan-perusahaan perangkat keras lainnya untuk ikut menggunakan sistem operasi Android. Dan kemudian pada tahun 2008 terdapat beberapa perusahaan yang ikut bergabung dalam Android Arm Holdings yaitu Atheros Communications diproduksi oleh Asustek Computer Inc. , Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc.
Kemudian pada tahun 2010 Google menyusul dengan mengenalkan gadget Nexus One. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia dipasaran mulai 5 Januari 2010.
Saat ini sistem operasi Android menjadi pilihan yang menguntungkan bagi banyak vendor smartphone karena memiliki biaya lisensi yang lebih murah dan sifatnya yang semi-open source. Selain itu Android tentunya juga akan support dengan berbagai layanan dari Google.
Perangkat mobile adalah perangkat yang bergerak, misal: handphone/ponsel atau laptop yang digunakan untuk mengakses jasa jaringan, salah satu merk ternama di dunia seperti IPhone dari apple adalah satu dari banyak perangkat mobile yang ikut berperan dalam perkembangan perangkat mobile selain itu IPhone OS tersendiri yaitu iOS untuk memaksimalkan kinerjanya hal inilah yang mendorong perkembangan mobile programming untuk menyaingi IOS.
Mobile Programming adalah pemrograman yang digunakan untuk perangkat mobile.
Sedikit sejarah mengenai mobile programming, program game snake pada Mobile Phone Nokia sekitar pertegahan tahun 1990-an. Game ini tampilannya hanya berbentuk sebuah field yang terdapat seekor ular berbentuk kotak memanjang dan kita harus mengejar target untuk mendapat point, sangat sederhana. Tapi ini merupakan suatu milestone tersendiri bagi sejarah Mobile Phone. Game snake adalah aplikasi pertama yang ada pada sebuah Mobile Phone diluar dari fungsi utamanya sebagai alat berkomunikasi. Penciptaan game ini mengilhami produsen-produsen Mobile Phone untuk membuat berbagai aplikasi pendukung. Terciptalah berbagai fungsi lain pada Mobile Phone, dari yang sederhana seperti kalkulator, alarm, kalender, stopwatch, converter, notes, to-do list, dan lain-lian. Sampai pada aplikasi yang lebih kompleks seperti GPS, wifi, kamera recorder, aplikasi multimedia, dan lain-lian. Kemudian didukung lagi oleh konektivitas nirkabel seperti IrDa dan Bluetooh. Kemudian diluncurkannya sistem operasi Symbian, yang membuat kitabebas untuk mengembangkan aplikasi sendiri dengan bahasa Java atau Phyton. Sangat cepat perkembangan Mobile Phone ini, dari pertama kali hanya berfungsi sebagai alat telekomunikasi, sekarang menjadi sebuah gadget yang multifungsi. Tidak dapat dipungkiri pada masa mendatang sebuah Mobile Phone dapat menjadi gadget dengan berbagai macam fungsi, sehingga dapat menjadi gadget tunggal untuk manusia.
Adapun beberapa bahasa yang digunakan untuk pemrograman perangkat mobile di antaranya:
• J2ME
• C++ dalam symbian framework
• Flash Lite
• Objective C (mirip C, tapi struktur bahasa program), ini untuk IPhone dan hanya bisa di-develop via OS Macintosh
• C++ dalam BREW framework (untuk HP CDMA)
• C# .NET (untuk HP dgn OS Windows Mobile)
• Javafx mobile (masih sedikit yang support, kemungkinan saat hanya di HP Android)
• PHP
Software yang diperlukan:
• Paket Apache + MySQL + PHP: xampp, appserver, phptriad, wamp, dan lain-lian
• Web Browser (IE, Mozilla Firefox, atau yang lainnnya): Untuk mengecek server dari laptop/komputer.
• Emulator WAP: Browser berbentuk handphone yang digunakan untuk mencoba program wap yang kita buat.
• Editor: Editplus, Notepad++, Macromedia Dreamweaver atau yang lainnya.
Pemrograman untuk mobile device mempunyai aturan tersendiri. Pemrograman dalam J2ME (Java 2 Micro Edition) sudah popular dalam hal pemrograman untuk peralatan dalam ukuran kecil. Ada pula BREW (Binary Runtime Environment for Wireless) yang dibuat oleh Qualcomm untuk mobile phones. Awalnya BREW dikembangkan untuk CDMA, dapat mengunduh (men-download) dan dapat menjalankan program- program kecil untuk memainkan games, mengirim sms, foto dan lain-lain.
Keterbatasan yang sangat umum dalam bahasa pemrograman untuk peralatan mobile adalah kendala dalam segala hal sumber daya, seperti ukuran layar, memori, CPU, penyimpanan dan cara meng-input data. Perbedaan tampilan juga disebabkan adanya perbedaan hardware dan API yang digunakan.
Satu lagi bahasa pemrograman yang sesuai digunakan dalam OS symbian yaitu python. Python adalah bahasa pemrograman interpretatif multiguna dengan filosofi perancangan yang berfokus pada tingkat keterbacaan kode. Python diklaim sebagai bahasa yang menggabungkan kapabilitas, kemampuan, dengan sintaksis kode yang sangat jelas dan dilengkapi dengan fungsionalitas pustaka standar yang besar serta komprehensif Salah satu fitur yang tersedia pada python adalah sebagai bahasa pemrograman dinamis yang dilengkapi dengan manajemen memori otomatis. Seperti halnya pada bahasa pemrograman dinamis lainnya, python umumnya digunakan sebagai bahasa skrip meski pada prakteknya penggunaan bahasa ini lebih luas mencakup konteks pemanfaatan yang umumnya tidak dilakunkan dengan menggunakan bahasa skrip Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan perangkat lunak dan dapat berjalan di berbagai platform sistem operasi.
Dengan semua bahasa pemrograman inilah sehingga banyak terlahir software-software yang luar biasa dan memberi manfaat besar bagi banyak orang .
Android
Pada dasarnya android adalah sebuah sistem operasi telepon seluler dan komputer tablet layar sentuh (touchscreen) yang berbasis Linux. Namun seiring perkembangannya android berubah menjadi platform yang begitu cepat dalam melakukan inovasi demi inovasi. Hal itu tentu saja tidak dapat dilepaskan dari pengembang utama dibelakangnya yaitu Google. Google-lah yang mengakusisi android, kemudian membuatkan sebuah platform. Platform Android terdiri dari sistem operasi berbasis Linux, sebuh GUI (Graphic User Interface), sebuah web browser dan aplikasi end-user yang dapat di-download dan juga para pengembang bisa dengan leluasa berkarya serta menciptakan aplikasi yang terbaik dan terbuka untuk digunakan oleh berbagai macam perangkat.
Android pertama kali dikembangkan pada tahun 2003 oleh sebuah perusahaan, yaitu Android Inc. Perusahaan ini didirikan di Palo Alto, California, Amerika Serikat pada bulan Oktober 2003 oleh Andy Rubin (pendiri Danger), Rich Miner (Co-pendiri Wildfire Communication Inc.), Nick Sears (Vice President of T-Mobile), dan Chris White (pemimpin desain dan pengembangan di Webty).
Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android inc. Hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler.
Sejak saat itu Google mulai melirik untuk mengembangkan bisnis di pasar smartphone. Guna mengakomodasikan hal itu, maka tercetuslah ide dimana Google bersama degan 34 perusahaan gadget lainnya membentuk sebuah konsorsium yang bernama Open Handset Alliance (OHA) yang didalamnya mencakup keterlibatan perusahaan-perusahaan piranti keras, piranti lunak, gadget dan handset besar seperti Samsung, Nvidia, Motorolla, T-Mobile, Qualcomm, dan sebagainya (tidak termasuk Nokia, Blackberry, dan Apple).
Andoid dibangun menggunakan kernel Linux. Dengan library API yag ditulis menggunakan bahasa pemrograman . Serta perangkat lunak aplikasi yang berjalan pada kerangka aplikasi yang menyangkut Java Library yang berbasis pada Apache Harmony.
Saat ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi ini didunia. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Service (GMS), dan yang kedua adalah yag benar-benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung dari Google atau dikenal dengan Open Handset Distribution (OHD). Sistem operasi ini membuka pintu untuk para developer untuk mengambangkan software ini dengan Android SDK (Software Development Kit), yang menyediakan tool dan API yang dibutuhkan untuk memulai mengembangkan aplikasi pada platfor Android menggunakan pemrograman Java.
Hal ini membuka kesembatan bagi para penggemar open source untuk ikut terjun mengembangkan sistem operasi Android. Kemudian mulai bermunculan berbagai komunitas yang membangun dan berbagi sistem Android berbasis firmware dengan sejumlah penyesuaian dan fitur-fitur tambahan, seperti FLAC lossless audio dan kemampuan untuk menyimpan download aplikasi pada microSD card. Mereka sering memperbaharui paket-paket firmware dan menggabungkan elemen-elemen fungsi Android yang belum resmi diluncurkan dalam suatu firmware.
Pada bulan September 2007 Google mulai mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler. Disusul dengan dikenalkannya perangkat seluler Android yang pertama pada tahun 2008, yaitu HTC Dream. Perangkat ini menggunakan sistem operasi Andoroid versi 1.0.
Hadirnya HTC Dream telah mendorong perusahaan-perusahaan perangkat keras lainnya untuk ikut menggunakan sistem operasi Android. Dan kemudian pada tahun 2008 terdapat beberapa perusahaan yang ikut bergabung dalam Android Arm Holdings yaitu Atheros Communications diproduksi oleh Asustek Computer Inc. , Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc.
Kemudian pada tahun 2010 Google menyusul dengan mengenalkan gadget Nexus One. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia dipasaran mulai 5 Januari 2010.
Saat ini sistem operasi Android menjadi pilihan yang menguntungkan bagi banyak vendor smartphone karena memiliki biaya lisensi yang lebih murah dan sifatnya yang semi-open source. Selain itu Android tentunya juga akan support dengan berbagai layanan dari Google.
Perkembangan Versi Android
Saat ini OS Android telah sampai pada versi 4.1 dengan code name Jelly Bean. Berikut perkembangan versi OS Android.
a. Android 1.0 beta
Android Beta pertama kali dirilis tanggal 5 November 2007 dan versi SDK (Software Development Kit) beta dirilis pada tanggal 12 November 2007.
b. Android 1.0
Android 1.0 merupakan versi software Android komersial pertama yang dirilis pada tanggal 23 September 2008. Dan perangkat Android pertama yang menggunakan dan memperkenalkan Android 1.0 adalah ponsel HTC Dream (G1).
c. Android 1.1
Pada Febuari 2009, Android 1.1 diluncurkan. Awalnya hanya untuk T-Mobile G1. Versi ini guna memecahkan masalah (bug), merubah API dan menambahkan sejumlah fitur dibandingkan versi 1.0. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search, pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.
d. Android 1.5 (Cup Cake)
Android 1.5 yang diberi nama Cupcake ini dirilis pada pertengahan Mei 2009 dan berbasis Linux Kernel 2.6.27. Pembaruan pada versi ini berupa sejumlah fitur baru dan perubahan interface. Penambahan beberapa fitur pada versi ini berupa:
• Kemampuan merekam dan menonton video;
• Mengunggah dan Mengupload video ke YouTube;
• Mengunggah dan mengupload gambar ke Picasa;
• Support bluetooth A2DP;
• Tampilan animasi layar;
• Keyboard yang dapat disesuaikan pada layar;
e. Android 1.6 (Donut)
Pada tanggal 15 September 2009 SDK Android 1.6 yang diberi nama Donut dirilis. Android tipe ini berbasis Linux Kernel 2.6.29. Didalamnya terdapat sejumlah fitur baru, diantaranya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus. Kamera, camcorder, dan galeri yang diintegrasikan. CDMA/EVDO, 802.1x, VPN, gestures, dan text-to-speech engine, kemampuan dial kontak, teknologi text to change speech, pengadaan resolusi VWGA.
f. Android 2.0/2.1 (Eclair)
SDK Android 2.0 dirilis pada tanggal 3 Desember 2009. Dan Motorolla Droid merupakan perangkat yang menggunakan Eclair saat itu. Perubhan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dengan dukungan HTML 5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital zoom, dan bluetooth 2.1.
Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps). Kompetisi ini berhadiah $25000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap, yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.
Dengan semakin berkembangnya dan bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem opeerasi Android dalam situs internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.
g. Android 2.2 (Froyo : Frozen Yoghurt)
Android Froyo yaitu Android versi 2.2 yang berbasis Linux kernel 2.6.32 diluncurkan pada tanggal 20 Mei 2010. Perubahan-perubahan umumnya terhadap android sebelumnya antara lain Adobe Flash 10.1 , keceoatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, integrasi V8 Java Script engine yang dipakai oleh Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi pada SD card, kemampuan Wi-Fi Hotspot portable, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market. Dan Google Nexus One merupakan ponsel pintar pertama yang menggunakan Android Froyo.
h. Android 2.3 (Ginger Bread)
Pada tanggal 6 Desember 2010 SDK Android 2.3 (Ginger Bread) diluncurkan, berbasis Linux kernel 2.6.35. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (user interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu. Dan Google Nexus S merupakan perangkat mobile pertama yang hadir dengan Android Gingerbread ini.
i. Android 3.0 (Honeycomb)
Pada tanggal 22 Febuari 2011 SDK Android 3.0 (Honeycomb) yang merupakan versi android pertama yang diperuntukka untuk perangkat tablet diluncurkan, android ini berbasis Linux kernel 2.6.36. User interface pada honeycomb juga berbeda, karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multiprocessor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Dan perangkat tablet komputer pertama yang menggunakan versi ini adalah Motorolla Xoom yang dirilis pada 24 Febuari 2011.
j. Android 4.0 (ice Cream Sandwich)
SDK untuk Android 4.0 atau Ice Cream Sandwich dirilis untuk publik pada 19 Oktober 2011 dan berbasis Linux kernel 3.0.1. Gabe Cohen dari Google menegaskan bahwa android 4.0 secara teoritis cocok dengan perangkat android 2.3 keatas dalam produksi masa itu. Android ICS 4.0 membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru berupa membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC. Source code untuk android 4.0 tersedia secara publik pada tanggal 14 November 2011. Ponsel pertama yang menggunakan sistem operasi ini adalah Samsung Galaxy Nexus.
k. Android 4.1 (Jelly Bean)
Android ini diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard , desain baru fiitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui voice search yang lebih tepat.
Tak ketinggalan pula Google Now juga menjadi bagian yang diperbarui. Google Now memberikan iformasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga. Sistem operasi tipe ini muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakni yakni Google Nexus 7.
l. Android 4.4 (Kitkat)
Android Kitkat merupakan versi Android terbaru yang diluncurkan pada bulan September 2013. Penggunaan nama Kitkat menjadi suatu kejutan bagi para pecinta Android, karena nama Kitkat merupakan salah satu nama snack wafer yang populer di dunia. Penggunaan nama ini juga membuat tipe Android ini semakin mudah diingat orang.
m. Android 5.0 (Lolipop)
Desain antarmuka (tampilan) yang dinamakan "Material Design". 64-bit ART compiler. Project volta, yang berguna untuk meningkatkan daya hidup baterai 30% lebih tahan lama. ‘factory reset protection’. Fitur ini berguna ketika smartphone hilang, ia tidak bisa direset ulang tanpa memasukkan id google dan kata sandi (password).
Tabel 1.1 Versi Android
Saat ini OS Android telah sampai pada versi 4.1 dengan code name Jelly Bean. Berikut perkembangan versi OS Android.
a. Android 1.0 beta
Android Beta pertama kali dirilis tanggal 5 November 2007 dan versi SDK (Software Development Kit) beta dirilis pada tanggal 12 November 2007.
b. Android 1.0
Android 1.0 merupakan versi software Android komersial pertama yang dirilis pada tanggal 23 September 2008. Dan perangkat Android pertama yang menggunakan dan memperkenalkan Android 1.0 adalah ponsel HTC Dream (G1).
c. Android 1.1
Pada Febuari 2009, Android 1.1 diluncurkan. Awalnya hanya untuk T-Mobile G1. Versi ini guna memecahkan masalah (bug), merubah API dan menambahkan sejumlah fitur dibandingkan versi 1.0. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search, pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.
d. Android 1.5 (Cup Cake)
Android 1.5 yang diberi nama Cupcake ini dirilis pada pertengahan Mei 2009 dan berbasis Linux Kernel 2.6.27. Pembaruan pada versi ini berupa sejumlah fitur baru dan perubahan interface. Penambahan beberapa fitur pada versi ini berupa:
• Kemampuan merekam dan menonton video;
• Mengunggah dan Mengupload video ke YouTube;
• Mengunggah dan mengupload gambar ke Picasa;
• Support bluetooth A2DP;
• Tampilan animasi layar;
• Keyboard yang dapat disesuaikan pada layar;
e. Android 1.6 (Donut)
Pada tanggal 15 September 2009 SDK Android 1.6 yang diberi nama Donut dirilis. Android tipe ini berbasis Linux Kernel 2.6.29. Didalamnya terdapat sejumlah fitur baru, diantaranya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus. Kamera, camcorder, dan galeri yang diintegrasikan. CDMA/EVDO, 802.1x, VPN, gestures, dan text-to-speech engine, kemampuan dial kontak, teknologi text to change speech, pengadaan resolusi VWGA.
f. Android 2.0/2.1 (Eclair)
SDK Android 2.0 dirilis pada tanggal 3 Desember 2009. Dan Motorolla Droid merupakan perangkat yang menggunakan Eclair saat itu. Perubhan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dengan dukungan HTML 5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital zoom, dan bluetooth 2.1.
Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps). Kompetisi ini berhadiah $25000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap, yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.
Dengan semakin berkembangnya dan bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem opeerasi Android dalam situs internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.
g. Android 2.2 (Froyo : Frozen Yoghurt)
Android Froyo yaitu Android versi 2.2 yang berbasis Linux kernel 2.6.32 diluncurkan pada tanggal 20 Mei 2010. Perubahan-perubahan umumnya terhadap android sebelumnya antara lain Adobe Flash 10.1 , keceoatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, integrasi V8 Java Script engine yang dipakai oleh Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi pada SD card, kemampuan Wi-Fi Hotspot portable, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market. Dan Google Nexus One merupakan ponsel pintar pertama yang menggunakan Android Froyo.
h. Android 2.3 (Ginger Bread)
Pada tanggal 6 Desember 2010 SDK Android 2.3 (Ginger Bread) diluncurkan, berbasis Linux kernel 2.6.35. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (user interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu. Dan Google Nexus S merupakan perangkat mobile pertama yang hadir dengan Android Gingerbread ini.
i. Android 3.0 (Honeycomb)
Pada tanggal 22 Febuari 2011 SDK Android 3.0 (Honeycomb) yang merupakan versi android pertama yang diperuntukka untuk perangkat tablet diluncurkan, android ini berbasis Linux kernel 2.6.36. User interface pada honeycomb juga berbeda, karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multiprocessor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Dan perangkat tablet komputer pertama yang menggunakan versi ini adalah Motorolla Xoom yang dirilis pada 24 Febuari 2011.
j. Android 4.0 (ice Cream Sandwich)
SDK untuk Android 4.0 atau Ice Cream Sandwich dirilis untuk publik pada 19 Oktober 2011 dan berbasis Linux kernel 3.0.1. Gabe Cohen dari Google menegaskan bahwa android 4.0 secara teoritis cocok dengan perangkat android 2.3 keatas dalam produksi masa itu. Android ICS 4.0 membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru berupa membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC. Source code untuk android 4.0 tersedia secara publik pada tanggal 14 November 2011. Ponsel pertama yang menggunakan sistem operasi ini adalah Samsung Galaxy Nexus.
k. Android 4.1 (Jelly Bean)
Android ini diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard , desain baru fiitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui voice search yang lebih tepat.
Tak ketinggalan pula Google Now juga menjadi bagian yang diperbarui. Google Now memberikan iformasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga. Sistem operasi tipe ini muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakni yakni Google Nexus 7.
l. Android 4.4 (Kitkat)
Android Kitkat merupakan versi Android terbaru yang diluncurkan pada bulan September 2013. Penggunaan nama Kitkat menjadi suatu kejutan bagi para pecinta Android, karena nama Kitkat merupakan salah satu nama snack wafer yang populer di dunia. Penggunaan nama ini juga membuat tipe Android ini semakin mudah diingat orang.
m. Android 5.0 (Lolipop)
Desain antarmuka (tampilan) yang dinamakan "Material Design". 64-bit ART compiler. Project volta, yang berguna untuk meningkatkan daya hidup baterai 30% lebih tahan lama. ‘factory reset protection’. Fitur ini berguna ketika smartphone hilang, ia tidak bisa direset ulang tanpa memasukkan id google dan kata sandi (password).
Tabel 1.1 Versi Android
Versi
|
Nama kode
|
Tanggal rilis
|
Level API
|
5.0
|
Lollipop
|
15 Oktober 2014
|
21
|
4.4.x
|
KitKat
|
31 Oktober 2013
|
19
|
4.3.x
|
Jelly Bean
|
24 Juli 2013
|
18
|
4.2.x
|
Jelly Bean
|
13 November 2012
|
17
|
4.1.x
|
Jelly Bean
|
9 Juli 2012
|
16
|
4.0.3–4.0.4
|
Ice Cream Sandwich
|
16 Desember 2011
|
15
|
3.2
|
Honeycomb
|
15 Juli 2011
|
13
|
3.1
|
Honeycomb
|
10 Mei 2011
|
12
|
2.3.3–2.3.7
|
Gingerbread
|
9 Februari 2011
|
10
|
2.3–2.3.2
|
Gingerbread
|
6 Desember 2010
|
9
|
2.2
|
Froyo
|
20 Mei 2010
|
8
|
2.0–2.1
|
Eclair
|
26 Oktober 2009
|
7
|
1.6
|
Donut
|
15 September 2009
|
4
|
1.5
|
Cupcake
|
30 April 2009
|
3
|


Komentar
Posting Komentar